RUPAT, BENGKALIS —POROSNUSANTARA.COM | 4 Oktober 2026 — Ratusan warga di Kampung Delek, RT 14/RW 07, Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, bergerak secara sukarela dan serentak melaksanakan kerja bakti memperbaiki jalan yang rusak dan kerap tergenang air, pada Minggu (4/10/2026). Membawa cangkul, parang, dan peralatan sederhana, warga bahu-membahu menggali saluran pembuangan serta menimbun bahu jalan yang berlubang dan berawa gambut.
Jalan tersebut merupakan akses utama warga, namun kondisinya sudah lama dikeluhkan. Berbahan tanah gambut, setiap turun hujan jalanan langsung tergenang air dan berlumpur, sehingga sangat sulit dilewati kendaraan roda dua maupun pejalan kaki — terutama anak-anak yang berangkat ke sekolah.
“Kasihan anak-anak sekolah, sering harus membuka sepatu, bahkan ada yang terjatuh karena jalannya licin dan penuh lumpur. Kalau dibiarkan terus, aktivitas warga bisa terganggu bahkan lumpuh,” ujar salah seorang warga, AM (50 tahun).
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Sejak pagi buta, warga dari berbagai usia telah turun ke lokasi. Sebagian mengangkut tanah gambut untuk menutup lubang-lubang dalam, sebagian lainnya membabat semak belukar dan menggali parit di sisi jalan agar air memiliki saluran pembuangan dan tidak lagi menggenangi badan jalan.
Ibu-ibu warga pun turut berperan, menyediakan kopi hangat, camilan, serta makanan secara swadaya untuk menyemangati seluruh warga yang bekerja.
Ketua RT 14/RW 07, Siti Nur Asyikin, SE, menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran Bapak, Ibu, serta para pemuda yang turut hadir dengan semangat luar biasa. Ada yang membawa camilan, kue, roti untuk dikonsumsi bersama saat bekerja. Saya berharap kekompakan seperti ini terus terjaga dan berlanjut ke depannya,” ujarnya.
Melalui aksi nyata ini, warga membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap mengakar kuat di tengah masyarakat. Mereka berharap perbaikan swadaya ini dapat memperlancar akses transportasi harian dan memastikan anak-anak dapat pergi menuntut ilmu dengan aman dan nyaman, tanpa harus terhalang lumpur lagi.
Penulis: Johanes Mangunsong







