banner 728x250

Monitoring APBDes 2024, Sejumlah Proyek Infrastruktur di Desa Bandungrejo Ditinjau Langsung

 

BANTUR | POROSNUSANTARA.COM– Pemerintah Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2024, pada Selasa (8/7/2025) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi pembangunan desa demi memastikan realisasi program berjalan sesuai rencana. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

Kepala Desa Bandungrejo, Marlin, beserta perangkat desa

Babinsa Desa Bandungrejo, Serka Eddy Waluyo

Pendamping Desa Lokal, Anis Gianto

Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bantur, Sukarji

Plt Kasi Pemerintahan Kecamatan Bantur, Edy Purnomo

Kepala Dusun Sumber Agung, Kunarko

Kegiatan diawali dengan apel bersama, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik pembangunan infrastruktur desa yang telah direalisasikan melalui dana APBDes 2024. Beberapa proyek fisik yang dikunjungi antara lain:

Pembangunan rabat beton di berbagai RT, seperti RT 10 RW 03 sepanjang 200 m dan 414 m, RT 07 RW 02 sepanjang 100 m, RT 28 RW sepanjang 200 m, hingga RT 49 RW 11 sepanjang 200 m

Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di RT 57 RW 13, RT 11 RW 03, RT 41 RW 10, RT 19 RW, dan RT 13 RW 03

Pembuatan plengsengan di RT 07/09 RW 02, RT 43 RW 10, dan RT 31

Secara keseluruhan, pembangunan rabat beton tersebar di lebih dari 10 titik dengan panjang bervariasi antara 100 hingga 414 meter dan lebar antara 2,5 hingga 3 meter. Beberapa plengsengan juga dibangun untuk memperkuat infrastruktur jalan dan saluran air.

Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi teknis terhadap capaian pembangunan yang telah dilakukan, serta pembahasan rencana tindak lanjut untuk sisa tahun anggaran 2024.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan tertib, aman, dan lancar. Monitoring ini diharapkan menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa sekaligus menjadi pemacu semangat pembangunan di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *