MALANG | POROSNUSANTARA.COM – Kecelakaan tragis terjadi di jalur rel wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 18.42 WIB. Seorang pria tertemper kereta api tambahan Gajayana dengan nomor lokomotif 7001A di kilometer 59+2, petak jalan Malang Kota Lama (MLK)–Pakisaji, tepatnya masuk wilayah Desa Genengan.
Kereta api yang melaju dari arah utara ke selatan dengan jurusan Malang–Gabir itu menabrak korban di lokasi yang relatif sepi. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya ke pihak berwajib.
Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Awalnya, korban tidak membawa identitas sehingga menyulitkan proses pendataan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan sidik jari oleh tim identifikasi forensik Polres Malang, identitas korban akhirnya terungkap.
“Setelah dilakukan fingerprint oleh identifikasi forensik, korban diketahui bernama Abdul Hikam Al-Alam, usia 27 tahun, warga Dusun Genengan RT 01 RW 08, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang,” ujar AKP Sunarko Rusbiyanto.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga tertemper langsung oleh kereta yang melintas. Bagian tubuh yang mengalami luka paling parah adalah bagian kepala. Lokasi kejadian disebut dalam kondisi sepi saat insiden terjadi.
Terkait dugaan penyebab kejadian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. Kapolsek menyebut dari keterangan keluarga, korban dikenal sebagai pribadi yang tertutup.
“Menurut informasi, korban dikenal introvert, sering mengurung diri dan jarang bergaul,” tambahnya.
Jenazah korban telah dievakuasi di bawa ke RSUD Kanjuruhan kabupaten malang untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.














