JAKARTA | POROSNUSANTARA.COM – Selatan, 18 Februari 2026 — Ribuan anak memadati kawasan Jalan Lebak Bulus 1, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026), dalam kegiatan mendongeng yang digelar untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan tahunan ini kembali menjadi ruang edukatif yang memadukan literasi, hiburan, dan pembentukan karakter.
Acara semakin semarak dengan kehadiran pendongeng nasional, Harris Rizki, yang akrab disapa Kak Harris. Dengan gaya ekspresif, intonasi yang dinamis, serta interaksi langsung bersama peserta, Kak Harris berhasil menghidupkan suasana dan membuat ribuan anak terpukau.
Sejak awal penampilan, gelak tawa dan tepuk tangan menggema di lokasi acara. Anak-anak tampak antusias mengikuti alur cerita yang sarat pesan moral tentang kejujuran, keberanian, kepedulian, serta pentingnya menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih.
Ketua penyelenggara, Nita, menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk komitmen dalam membentuk karakter anak sejak dini.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral. Dongeng menjadi media efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan, apalagi menjelang Ramadhan,” ujar Nita.
Menurutnya, kehadiran Kak Harris memberikan warna tersendiri dalam acara tersebut. Pendekatan komunikatif dan penuh energi membuat anak-anak tidak sekadar mendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap cerita.
Pantauan di lapangan menunjukkan ribuan peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Guru dan orang tua turut mendampingi, menciptakan suasana yang kondusif dan edukatif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi dan pendidikan karakter di wilayah Jakarta Selatan. Melalui dongeng, anak-anak diajak memahami makna sabar, berbagi, dan saling menghormati — nilai-nilai yang selaras dengan semangat Ramadhan.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pesan inspiratif agar anak-anak menyambut bulan suci dengan semangat beribadah serta berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari. Ribuan wajah ceria meninggalkan lokasi dengan kesan mendalam, membawa pulang cerita yang bukan hanya menghibur, tetapi juga membangun karakter. (red)














