banner 728x250

Pembentukan Kelompok Wanita Tani Sungai Bambu

JAKARTA | POROSNUSANTARA.COM – Selasa 14/4/2026 Ketua PKK kelurahan Sungai bambu Ekasari Rizkiah bersama Sekertaris kelurahan Sungai bambu Eva Rohana adakan giat sosialisasi pembentukan Kelompok Wanita Tani Kelurahan Sungai bbambu di Musholla Al-Mahsyar, Selasa, 14/4/2026 pukul 13.00 WIB s/d Selesai.

Turut hadir ketua Pokja kelurahan Sungai Bambu, Siti Mutmainah dan Yuni Sofiana, pionir anggota pokja 3 perwakilan RW Sekelurahan Sungai Bambu dari RW 01 s/d RW 010.

Dalam giat tersebut ketua TP PKK Kel. Sungai Bambu, Ekasari Rizkiah
menegaskan, “Peran Anggota Tiga sebagai pionir penggarap lahan. kelompok wanita tani (KWT) Sungai Bambu akan menjadi kelompok resmi pertama di PKK Jakarta Utara dengan dukungan SK dari instansi terkait (KPKP/Kecamatan),” ujarnya.

Untuk teknis Pengelolaan Lahan & Budidaya, lanjutnya, peserta dibekali pemahaman tata kelola lahan produktif: Sarana Fisik : Pemasangan mesin air untuk efisiensi penyiraman dan rencana pembangunan saung yang nyaman

“Untuk perawatan akan dibentuk management penerapan jadwal piket bergilir antar RW agar pemeliharaan konsisten tanpa memberatkan anggota pungkas Eka Rizkiah selaku ketua Pkk kelurahan Sungai bambu,” pugkasnya.

Dalam sosialisasi diutarakan ketua PKK dn ketua pokja lll kelurahan Sungai Bambu akan menjalankan Komoditas Fauna : Budidaya Ikan Patin, Lele (sistem galon/akuaponik), dan Lobster sebagai sumber protein.
Selain itu inovasi Pupuk & Pemanfaatan Sampah.

Menurutnya, edukasi kemandirian pangan dari dapur sendiri dengan pengolahan Tanah Penggunaan pupuk Dolomit, Asam Humat, dan Kohe (kotoran hewan) yang telah diolah.

Adakan praktik Mandiri, imbuhnya, yaitu teknik pembuatan Eco-Enzim dari nasi basi dan kulit buah, serta pembuatan pupuk cair/komposter untuk tanaman.

“Hingga Hilirisasi : Hasil panen direncanakan untuk konsumsi anggota, peningkatan gizi keluarga, hingga pengembangan nilai ekonomi (penjualan),” jelas Ekasari

Lebih lanjut dipaparkan, Ekasari, rencana tindak lanjut Tanam Serentak : Pelaksanaan aksi tanam kangkung perdana pada Sabtu pagi, 18 April 2026. Di kebun pkk di RPTRA Sungai Bambu
Identitas Kelompok : Pengadaan seragam rompi khusus KWT PKK Kelurahan Sungai Bambu.
Monitoring RW : Pertemuan rutin per grup RW untuk meninjau praktik budidaya dan pemberian penghargaan bagi hasil terbaik.
Kesimpulan Sosialisasi pembentukan

“Proyek ini diproyeksikan menjadi “Mercusuar” (proyek percontohan) bagi wilayah lain. Sinergi antara budidaya flora-fauna dan pengolahan limbah organik diharapkan menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga,” pungkas Ekasari.(“/hary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *