banner 728x250
BERITA  

PWJU Audiensi dengan BNN Jakarta Utara, Perkuat Sinergi Publikasi dan Edukasi Menuju Jakarta Utara Bebas Narkoba

JAKARTA | POROSNUSANTARA.COM – Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara guna memperkuat sinergi, kolaborasi, serta peran media dalam publikasi dan edukasi bahaya narkoba bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor BNN Kota Jakarta Utara dan dihadiri Kepala BNN Kota Jakarta Utara Kombes Pol Irwan Andy Purnamawan, S.I.K, Humas Indira Maharani, Kasubag Yuli Tambing, Kasi Rehabilitasi Endah, serta jajaran BNN lainnya.

Dari pihak PWJU hadir Habibah Binti Ganna selaku Ketua PWJU, Liyas Manuri Aji Wakil Ketua I, Ruding S.S Wakil Ketua II, Wahyu Hasibuan bidang SDM, serta para pengurus dan anggota Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara.

Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Kombes Pol Irwan Andy Purnamawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan PWJU. Ia berharap pertemuan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam hal publikasi dan edukasi bahaya narkoba kepada masyarakat.

“Terima kasih atas silaturahmi dari Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara. Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi, terutama dalam publikasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba. Jakarta Utara merupakan wilayah yang cukup rentan terhadap peredaran narkotika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWJU Habibah Binti Ganna menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan harus melibatkan seluruh elemen bangsa.

“Narkotika adalah musuh bersama. Kami dari PWJU siap bersinergi dan berkolaborasi dengan BNN Jakarta Utara melalui edukasi serta publikasi di berbagai platform media, termasuk Instagram, TikTok, dan website kami,” tegasnya.

Humas BNN Jakarta Utara Indira Maharani juga mengapresiasi rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan media sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Semakin banyak pihak yang mempromosikan bahaya narkotika melalui publikasi dan media sosial, maka semakin besar pula peluang kita menekan angka penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan pelajar dan generasi muda,” katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua I PWJU Liyas Manuri Aji, yang menilai Jakarta Utara merupakan salah satu wilayah yang cukup rentan terhadap peredaran narkoba, sehingga diperlukan kolaborasi nyata antara BNN dan media.
“Melalui edukasi, publikasi, serta kegiatan seminar tentang bahaya narkoba bagi generasi muda, kami berharap bisa ikut berkontribusi dalam upaya pencegahan,” ungkapnya.

Kasubag BNN Jakarta Utara Yuli Tambing juga mengajak seluruh anggota PWJU untuk turut membantu menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat luas.

“Kami mohon dukungan dari teman-teman PWJU untuk membantu mempromosikan edukasi tentang bahaya narkoba. Generasi muda adalah penerus bangsa, dan kita harus bersama-sama menyelamatkan mereka dari ancaman narkotika,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II PWJU Ruding S.S menyoroti bahwa pemberantasan narkoba masih membutuhkan langkah yang lebih serius, terutama dalam aspek pencegahan.

“Perlu solusi yang lebih komprehensif dan melibatkan seluruh elemen masyarakat agar Indonesia, khususnya Jakarta Utara, dapat terhindar dari darurat narkoba,” ujarnya.

Menutup pertemuan tersebut, Kepala BNN Jakarta Utara kembali menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara BNN dan PWJU.

Ia berharap kerja sama dalam bidang edukasi dan publikasi dapat semakin memperkuat upaya menekan peredaran serta penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda yang masih duduk di bangku sekolah. (jul).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *