Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Infrastruktur

Warga Cimapag Desak Pemerintah Kabupaten Sukabumi Segera Tangani Jembatan Roboh

×

Warga Cimapag Desak Pemerintah Kabupaten Sukabumi Segera Tangani Jembatan Roboh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI  | POROSNUSANTARA.COM,   Juli 2026 – Warga Kampung Cimapag, Bojong Genteng, RT 01 RW 02, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kembali menyuarakan harapan agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah nyata terhadap kondisi jembatan kabupaten yang telah lama roboh dan hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen.

Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat. Tidak hanya dimanfaatkan oleh warga setempat, tetapi juga menjadi jalur penting bagi masyarakat desa sekitar, petani, pedagang, hingga pengguna jalan umum lainnya.

Example 300x600

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama, warga secara swadaya telah melakukan kerja bakti membangun jalur darurat agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan. Namun, jalur sementara tersebut dinilai jauh dari kata layak dan tidak mampu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

Saat musim hujan, pengendara sepeda motor harus melintas dengan sangat hati-hati karena kondisi jalan licin dan rawan tergelincir. Sementara itu, kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Akibatnya, mobil pengangkut hasil pertanian, kendaraan pelayanan kesehatan, hingga mobil jenazah terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena setiap hujan deras berpotensi memicu longsoran baru yang dapat merusak jalur darurat yang telah dibangun secara swadaya oleh warga. Masyarakat khawatir apabila kondisi ini terus dibiarkan, dapat menimbulkan kecelakaan yang membahayakan keselamatan jiwa.

Menurut keterangan warga, laporan mengenai kerusakan jembatan telah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait. Namun hingga saat ini belum terlihat adanya realisasi pembangunan maupun perbaikan permanen.

Melalui penyampaian ini, warga Cimapag memohon kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar segera mengambil langkah konkret dengan mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan peninjauan langsung, menyusun rencana pembangunan kembali jembatan secara permanen sesuai standar teknis, serta mempercepat proses penganggaran agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

Warga juga menegaskan kesiapannya untuk bergotong royong dan membantu selama proses pembangunan berlangsung.

Namun mereka mengakui bahwa pembangunan jembatan permanen membutuhkan dukungan, Cimapang, Bojong Genteng, RT 01 RW 02, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kembali menyuarakan harapan agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah nyata terhadap kondisi jembatan kabupaten yang telah lama roboh dan hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen.

Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat. Tidak hanya dimanfaatkan oleh warga setempat, tetapi juga menjadi jalur penting bagi masyarakat desa sekitar, petani, pedagang, hingga pengguna jalan umum lainnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama, warga secara swadaya telah melakukan kerja bakti membangun jalur darurat agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan. Namun, jalur sementara tersebut dinilai jauh dari kata layak dan tidak mampu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.

Saat musim hujan, pengendara sepeda motor harus melintas dengan sangat hati-hati karena kondisi jalan licin dan rawan tergelincir. Sementara itu, kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Akibatnya, mobil pengangkut hasil pertanian, kendaraan pelayanan kesehatan, hingga mobil jenazah terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena setiap hujan deras berpotensi memicu longsoran baru yang dapat merusak jalur darurat yang telah dibangun secara swadaya oleh warga. Masyarakat khawatir apabila kondisi ini terus dibiarkan, dapat menimbulkan kecelakaan yang membahayakan keselamatan jiwa.

Menurut keterangan warga, laporan mengenai kerusakan jembatan telah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait. Namun hingga saat ini belum terlihat adanya realisasi pembangunan maupun perbaikan permanen.

Melalui penyampaian ini, warga Cimapag memohon kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar segera mengambil langkah konkret dengan mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan peninjauan langsung, menyusun rencana pembangunan kembali jembatan secara permanen sesuai standar teknis, serta mempercepat proses penganggaran agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

Warga juga menegaskan kesiapannya untuk bergotong royong dan membantu selama proses pembangunan berlangsung. Namun mereka mengakui bahwa pembangunan jembatan permanen membutuhkan dukungan pemerintah, baik dari sisi perencanaan teknis, alat berat, maupun anggaran yang memadai.

“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya ingin akses yang aman bagi masyarakat. Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian dan pelayanan masyarakat. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah terjadi korban jiwa,” ungkap salah seorang warga.

Masyarakat berharap aspirasi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sehingga pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan demi menjamin keselamatan, kelancaran aktivitas ekonomi, serta pelayanan publik bagi seluruh warga yang bergantung pada akses tersebut. (andry).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *