JAKARTA|POROSNUSANTARA.COM – Dinamika pencalonan kepala desa di wilayah Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, mulai menghangat. Salah satu figur yang mencuat adalah Bang Haji Herman, tokoh masyarakat setempat yang dikenal rendah hati dan aktif dalam kegiatan sosial.
Pria berusia 57 tahun yang merupakan asli Tarumajaya ini menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Kepala Desa Pantai Makmur untuk periode 2026–2034. Menariknya, Herman mengaku sempat tidak memiliki niat untuk terjun ke dunia pemerintahan desa, mengingat penghasilan dari usahanya yang mencapai sekitar Rp30 juta per bulan, jauh di atas gaji kepala desa yang berkisar Rp7 juta.
“Awalnya tidak ada niat, karena saya sudah punya usaha. Tapi dorongan masyarakat yang menginginkan perubahan dan sosok yang peduli membuat saya terpanggil,” ujar Herman kepada awak media, Senin (23/3/2026).
Herman juga mengungkapkan perjalanan hidupnya yang tidak selalu mulus. Ia mengaku pernah berada di “dunia hitam” di masa lalu. Namun, pengalaman tersebut dijadikannya sebagai pelajaran berharga hingga akhirnya mampu meninggalkan kehidupan tersebut selama lebih dari 25 tahun, serta menunaikan ibadah umrah dan haji.
“Semua itu jadi pelajaran hidup. Saya ingin fokus berbuat baik dan bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Hermna.
Pencalonan Herman mendapat dukungan luas dari warga, Bahkan, pemasangan banner dan sosialisasi dilakukan secara swadaya oleh masyarakat tanpa diminta langsung olehnya.
Sebagai bentuk komitmen sosial, Herman menyatakan tidak akan mengambil gaji sebagai kepala desa jika terpilih. Ia berencana mengalokasikan seluruh gajinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti anak yatim dan warga lanjut usia.
“Gaji kepala desa itu nanti akan saya berikan untuk yatim piatu dan jompo. Insya Allah akan diatur dan di-rolling. Kalau saya lupa, tolong diingatkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Abdullah, anggota Linmas Pantai Makmur, menilai Herman sebagai sosok yang layak memimpin. Menurutnya, selama ini Herman dikenal tidak pernah pilih kasih dalam membantu warga.
“Beliau orangnya sederhana dan tidak pernah membeda-bedakan. Kalau ada warga kesulitan, pasti dibantu,” ujar Abdullah.
Dengan jumlah penduduk sekitar 8.000 jiwa, Desa Pantai Makmur dinilai membutuhkan pemimpin yang dekat dengan masyarakat serta memiliki kepedulian sosial tinggi. Pencalonan Bang Haji Herman pun menjadi salah satu harapan baru bagi warga dalam mewujudkan perubahan di tingkat desa. (Dzul)













