banner 728x250
BERITA  

Hijrah Fisik dan Batin Menuju Kampung Akhirat: Khotib H. Junaidi di Masjid Roudlotul Abidin Serukan Tukarkan Dunia dengan Pahala

Sidoarjo, 27 Juni 2025 — Dalam suasana khidmat menjelang pergantian Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Masjid Roudlotul Abidin di Sidoarjo dipenuhi jamaah yang memadati ruang utama hingga halaman masjid. Khotbah Jumat kali
ini disampaikan oleh Khotib Haji Junaidi, yang mengangkat tema mendalam tentang “Hijrah Fisik dan Batin Menuju Kampung Akhirat”.

Dengan suara tegas penuh keteduhan, H. Junaidi mengajak umat Islam untuk tidak hanya memahami hijrah sebagai perpindahan tempat secara fisik, tetapi juga perpindahan hati dan jiwa—dari gelapnya keterikatan dunia menuju cahaya penghambaan sejati kepada Allah SWT.

Dalam khutbahnya, beliau mengutip firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 100 sebagai landasan spiritual:

> “Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak…”

 

H. Junaidi menekankan bahwa hijrah batin sejati adalah meninggalkan perilaku dosa, kemunafikan, serta kecintaan berlebih terhadap dunia, dan beralih menuju ketakwaan, amal salih, dan hidup yang diridhai Allah.

Tak lupa, beliau menguatkan pesannya dengan sabda Nabi Muhammad SAW:

> “Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah.
” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Di hadapan ratusan jamaah, khotib mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah perjalanan sementara, sedangkan kampung akhirat adalah tujuan utama. Maka, menurutnya, mata uang akhirat bukanlah rupiah atau dinar, melainkan pahala (al-ajru) yang dikumpulkan dari amal kebaikan: sedekah, infak, salat, dan segala bentuk ketaatan.

> “Jangan tukarkan pahala dengan dunia, tapi tukarkan dunia dengan pahala. Dunia ini bukan tempat tinggal, melainkan tempat meninggal. Maka siapkan bekal ke kampung akhirat, sebelum ajal menjemput,” tegas beliau.

 

Di akhir khutbah, suasana semakin syahdu ketika H. Junaidi membacakan doa yang menggugah kalbu, memohon kekuatan kepada Allah agar diberi kemampuan berhijrah lahir dan batin:

🕋 Doa Khutbah:

> “Ya Allah, bimbinglah kami agar mampu berhijrah secara lahir dan batin. Berilah kami kekuatan meninggalkan maksiat menuju ketaatan, tinggalkan cinta dunia menuju cinta akhirat. Tancapkan dalam hati kami keikhlasan dalam setiap amal, jauhkan kami dari fitnah dunia dan godaan syetan. Jadikan tahun baru hijriah ini sebagai titik awal perubahan kami menuju kehidupan yang Engkau ridai, hingga saat kami kembali kepada-Mu, kami dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.”

Penulis: Sudirlam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *