KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan oleh jajaran pengurus IWO Indonesia DPD Kota Bekasi yang dipimpin oleh Ketua Nio Helen.
Bersama para pengurus, mereka menggelar kegiatan sosial dengan membagikan 100 paket takjil kepada para sopir mobil sampah TPST Bantargebang, pengendara yang melintas, serta para pemulung di sekitar lokasi, Senin 16 Maret 2026 pukul 17.00 WIB hingga waktu berbuka puasa.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan TPST Bantargebang ini disambut hangat oleh masyarakat. Para sopir truk sampah, pemulung, hingga pengendara yang melintas tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan langsung oleh para pengurus organisasi wartawan tersebut.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi Ade Gentong, serta Sekretaris Jenderal DPP IWO Indonesia Epih yang hadir mewakili Ketua Umum IWO Indonesia Icang Rahardian.
Ketua IWO Indonesia DPD Kota Bekasi, Nio Helen, mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud empati terhadap para pekerja dan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di lingkungan TPST Bantargebang.
“Kita harus memiliki rasa keprihatinan terhadap musibah longsor sampah yang pernah terjadi di Bantargebang. Peristiwa itu menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama,” ujar Nio Helen.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar kegiatan rutin Ramadan, melainkan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian sosial.
“Di bulan penuh berkah ini, kita ingin berbagi dengan saudara-saudara kita, terutama para sopir truk sampah dan pemulung yang bekerja keras setiap hari. Semoga apa yang kita berikan hari ini bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, kehadiran jajaran pengurus dari tingkat kabupaten hingga pusat menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial yang dilakukan oleh DPD Kota Bekasi.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan hingga waktu berbuka puasa tiba. Para pengurus berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara organisasi pers dengan masyarakat.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh di tengah masyarakat,” tutup Nio Helen.












