banner 728x250

Mengenal Ketua dan Komunitas Gerakan Majelis Gaza Lebih Dekat

SUBANG, JAWA BARAT | POROSNUSANTRA.COM  – Majelis Gaza (Gerakan Akhir Zaman) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh Diki Chandra di Subang, Jawa Barat.

Mereka fokus pada kajian dan diskusi tentang akhir zaman, serta mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan menghadapi tanda-tanda akhir zaman ¹ ² ³.

Diki Chandra, ketua Majelis Gaza, sering menyampaikan bahwa mereka menerima petunjuk melalui mimpi (mubasyirat) yang diyakini sebagai salah satu cara Allah memberikan informasi kepada manusia. Mereka juga aktif dalam melakukan counter terhadap informasi yang dianggap menyesatkan dan mengajak masyarakat untuk lebih fokus pada kebenaran.

Majelis Gaza memiliki sebuah perpustakaan yang disebut “Perpustakaan Dibawah Langit” di Bukit Lebah, Ciater, Subang, yang menjadi tempat diskusi dan kajian tentang akhir zaman.

Diki Candra Purnama MM.
– Profesi dan pengalaman ;
✓ Owner dan direktur PT Personal Assatance – Konsultan politik dan
lembaga pemenangan Politik (Sudah ditutup, karena full berjuang di
Majelis GAZA).
✓ Pendiri Organisasi Dakwah dan Sekjen ARIMATEA (Advokasi,
Rehabilitasi dan Imunisasi Aqidah terpadu efektif aktual).

Misi;
Menyampaikan kesalahpahaman tentang Islam kepada non muslim dan
mencegah pemurtadan.

Markas :

Bukit Lebah Ciater; Kampung Sukahurip, RT.16/RW.07, Desa Nagrak, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang

Medsos :

https://gazadreamsqasim.com/, Yuotube; GAZATV, IG; gerakanakhirzaman, FB; gerakanakhirzamanofficial
FOOTNOTE

[1] Profile Majelis GAZA

▪ Maksud dan Tujuan :
– Menyampaikan informasi ke semua pihak, bahwa kita sudah memasuki fase
ujung akhir zaman. Fase sangat berat yang akan dialami umat manusia.
– Menyampaikan informasi bahwa nubuwwah nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم tentang
mimpi-mimpi yang dialami umat di ujung akhir zaman, sudah terjadi saat ini.
– Melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam antisipasi untuk
menghadapi fase sangat berat yang sudah hampir tiba, agar bisa membantu
umat manusia dari mana pun kelompok dan agamanya.

Organisasi :
– Hanya berbentuk forum atau kumpulan yang tidak mengikat, tidak ada anggaran dasar atau anggaran rumah tangganya. Dan tidak diformalkan.

– Sudah memiliki perwakilan atau jamaah diseluruh daerah di Indonesia.

– Bersifat terbuka. Netral dengan berbagai perbedaan. Sehingga menerima
semua pihak dari kelompok manapun untuk bergabung. Termasuk umat non
muslim

– Tidak berafiliasi dengan pihak, kelompok atau kekuatan manapun.

Sumber keuangan :
– Tidak ada sumber keuangan tetap atau mengikat.
– Sumber keuangan hanya bersifat spontan dari infaq untuk membantu
operasional dakwah dan pergerakannya.

Majelis GAZA (Gerakan Akhir Zaman) didirikan pada bulan Oktober 2019 oleh sekitar 20 orang dari beberapa daerah di Indonesia yang meyakini mimpi Muhammad Qasim ibn Abdul Karim dari Pakistan sebagai Ar-Ru’yah Ash-Shadiqah (mimpi yang benar) yang telah disabdakan Rasulullah ﷺ ¹. (tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *