JAKARTA UTARA | POROSNUSANTARA.COM – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan Apel Kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi potensi bencana di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (22/1/2026) pagi.
Kegiatan apel kesiapsiagaan tersebut berlangsung di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K.
Apel kesiapsiagaan ini diikuti sebanyak 202 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait, antara lain Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kodim 0502 Jakarta Utara, Syahbandar Tanjung Priok, BPBD Provinsi DKI Jakarta, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, PFSO, serta unsur Pemadam Kebakaran.
Dalam amanatnya, Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K. menyampaikan bahwa
“Apel kesiapsiagaan ini merupakan wujud komitmen dan kesiapan Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, seperti curah hujan tinggi, pasang air laut (rob), serta gelombang tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas pelabuhan, keselamatan masyarakat, dan keamanan pelayaran,” tuturnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa wilayah Pelabuhan Tanjung Priok memiliki sejumlah kerawanan, di antaranya banjir dan genangan air di kawasan pelabuhan serta permukiman Muara Angke, air rob yang mengganggu akses jalan dan kegiatan bongkar muat, hingga gelombang tinggi yang dapat mengakibatkan kecelakaan laut seperti kapal kandas atau tenggelam, serta dampak lanjutan berupa gangguan kamtibmas dan keselamatan jiwa.
Melalui apel tersebut, pimpinan apel menekankan beberapa hal penting kepada seluruh personel, antara lain peningkatan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca ekstrem, pelaksanaan deteksi dini serta pemantauan intensif pada titik-titik rawan bencana, penguatan sinergi dan koordinasi dengan TNI, KSOP, Pelindo, Basarnas, BPBD, dan instansi terkait lainnya, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung beserta personel yang siap digerakkan sewaktu-waktu.
Selain itu, personel juga diingatkan untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas secara humanis apabila terjadi genangan atau banjir, serta bertindak cepat dan terkoordinasi dalam penanganan kecelakaan laut guna penyelamatan korban dan pengamanan lokasi.
Wakapolres juga menegaskan agar seluruh personel senantiasa mengutamakan keselamatan diri, berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP), serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan empati kepada masyarakat.
(Humas/Welly.Izak.Tandian(














