JAKARTA TIMUR, POROS NUSANTARA —
Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Selasa, 27 Januari 2026. Rapat berlangsung di Kantor RW 04, Jalan BB Raya No. 1, Kelurahan Cipinang Muara, dengan tema “Bersama Rakyat Membangun Ekonomi Bumi Pertiwi.”
KMP Cipinang Muara berdiri pada 14 September 2025. Koperasi ini dibentuk sebagai upaya membangun ekonomi kelurahan berbasis gotong royong. Hingga kini, keanggotaannya terus bertambah dan melibatkan warga dari berbagai unsur lingkungan.
RAT dihadiri pengurus, pengawas, dan anggota koperasi, bersama perwakilan pemerintah dan unsur kewilayahan. Hadir Camat Jatinegara Dr. Endang Kartika Wahyuningsih, Fauzi selaku Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur, Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur Andi Ahmad Refi, serta Lurah Cipinang Muara Komaruddin, yang juga menjabat Ketua Pengawas koperasi. Sejumlah ketua RW, Ketua LMK Cipinang Muara, dan undangan turut mengikuti forum tersebut.
Ketua KMP Cipinang Muara Kenoko Hinggyonodipo mengatakan RAT merupakan forum tertinggi koperasi untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan organisasi dan usaha kepada anggota.
“RAT adalah ruh koperasi. Di sini anggota menilai kinerja pengurus dan menentukan arah koperasi ke depan,” kata Kenoko.
Menurut dia, koperasi mengembangkan usaha berbasis retail dengan penjualan langsung, baik eceran maupun grosir. Komoditas yang dikelola meliputi kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, gas elpiji tiga kilogram, dan sejumlah barang lain. Operasional koperasi ditopang partisipasi warga, antara lain melalui peminjaman gerai dan gudang tanpa biaya.
Dalam RAT tersebut, laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tahun Buku 2025 diterima peserta tanpa catatan.
Camat Jatinegara Dr. Endang Kartika Wahyuningsih menilai koperasi kelurahan memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi dari tingkat paling dasar. Menurut dia, koperasi dapat menjadi instrumen pendidikan ekonomi sekaligus penguatan kemandirian warga.
Hal senada disampaikan Fauzi. Ia menyebut koperasi sebagai simpul yang menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan arah pembangunan kota. Adapun Andi Ahmad Refi menegaskan komitmen Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan, terutama dalam penguatan tata kelola dan kapasitas usaha.
Dari unsur peserta, Ketua RW 09 Cipinang Muara A. Bahrul BD—anggota koperasi sekaligus Dewan Penasihat Pengurus Daerah Media Independen Online Indonesia Kota Jakarta Timur—menyebut RAT sebagai ruang kontrol anggota terhadap jalannya koperasi.
“RAT bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum kejujuran. Anggota bisa melihat laporan secara terbuka dan ikut menentukan apakah koperasi benar-benar berjalan untuk kepentingan warga,” ujarnya.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban, RAT juga menyepakati rencana kerja dan arah pengembangan koperasi ke depan. Forum tersebut menegaskan kembali posisi KMP Cipinang Muara sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan.














