JAKARTA | POROSNUSANTARA.COM – Titi Anggraini, Tokoh Hukum Asal Sumatera Selatan yang Mengawali Kiprah Panwaslu 1999 Hingga Menjadi Dosen HTN UI.
Titi Anggraini dilahirkan di Palembang, Sumatera Selatan pada 12 Oktober 1979 dari pasangan Dailami Karim dan Roesmala Dewi, serta menyelesaikan pendidikan menengahnya di SMUN 70 Bulungan Jakarta Selatan.
Mengawali kepeduliannya pada bidang tata negara sejak bangku kuliah, Titi Anggraini dipercaya menjadi Anggota Panwaslu Pusat mewakili unsur perguruan tinggi pada Pemilu 1999 sewaktu masih menempuh studi hukum.
Kedisiplinan serta penguasaan di bidang hukum konstitusi membawanya meraih predikat Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2001.
Titik balik pengabdiannya di ranah pengawasan dan kepemiluan makin menguat sewaktu ia menjabat sebagai Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) selama satu dekade pada periode 2010–2020.
Keandalan analisis serta konsistensinya membela integritas pemilu membawanya dianugerahi gelar Democracy Ambassador oleh International IDEA di Swedia pada tahun 2017 serta Metro TV People of The Year 2024.
Selain aktif mengajar Hukum Tata Negara di Universitas UI, ia terus mendedikasikan pemikirannya di Dewan Pembina Perludem serta sebagai Wakil Koordinator Maju Perempuan Indonesia.
Perjalanan panjang seorang pakar hukum perempuan dari aktivis kampus hingga menjadi rujukan kepemiluan nasional dan internasional mewariskan inspirasi penegakan demokrasi yang sangat berharga.
Kisah perjalanannya membuktikan bahwa keteguhan prinsip, kepakaran akademis, serta integritas sanggup menjadi pilar penting dalam menjaga keberlangsungan demokrasi bangsa.
(Sumber: fb:Pituluk/Wikipedia – “Titi Anggraini”)









