banner 728x250
BERITA  

500 Guru Hadiri AKSARA RA dan Halal Bihalal PD IGRA Jakarta Utara di Pasar Seni Ancol

JAKARTA|PORORSNUSANTARA.COM  Pada selasa 7/April/2026 Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Jakarta Utara menggelar kegiatan AKSARA RA yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal bertema “Membangun Kreativitas dan Karakter Religius Anak melalui Seni, Olahraga dan Nilai Keagamaan”. Kegiatan ini berlangsung meriah di kawasan Pasar Seni Ancol.

Acara tersebut dihadiri sekitar 500 guru dari berbagai lembaga Raudhatul Athfal (RA) se-Jakarta Utara, kegiatan ini merupakan penggabungan dua agenda besar yang sebelumnya sempat tertunda, sehingga menjadi momentum penting untuk penguatan kapasitas sekaligus silaturahmi para pendidik.

Dalam kesempatan itu, Kang Deden Gurame menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru, baik dari sisi metode pembelajaran maupun keterampilan personal. Menurutnya, guru perlu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan membangun koneksi yang kuat dengan peserta didik.
Guru harus enjoy bersama siswa di kelas, menghadirkan suasana fun and fresh. Kemudian membangun koneksi dengan anak melalui permainan, dilanjutkan dengan transfer ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan secara kuat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya refleksi dalam proses pembelajaran, termasuk kemampuan mengelola serta mengulang materi agar lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.
Selain itu, Kang Deden mengungkapkan tantangan yang dihadapi guru dari generasi muda saat ini. Menurutnya, guru dari generasi Z masih memerlukan penguatan keterampilan, sehingga IGRA Jakarta Utara terus berupaya melakukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.

Sekarang banyak guru dari generasi Z yang masih perlu penguatan skill. Karena itu, IGRA Jakarta Utara terus melakukan upgrade agar para guru semakin berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan Halal Bihalal yang turut digelar menjadi ajang mempererat silaturahmi antar guru RA.

Antusiasme peserta pun mendapat apresiasi dari Kang Deden.
Semangat guru dahsyat, mantap. Datang selalu menyenangkan, pulang dirindukan,” Ungkapnya. Ia berharap para guru tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik sebagai teladan bagi anak didik.

Kalau rohnya bagus, berakhlak mulia, skill bagus, ilmu keren, insyaallah anak-anak juga akan menjadi baik. Anak itu belajar dari apa yang dilihat dan akan menirunya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *