KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Pagelaran Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 di Kecamatan Bekasi, tepatnya di wilayah Mustikajaya, pada 19 April 2026 pasca-Lebaran dan acara ini merupakan tradisi tahunan warga yang telah berjalan sejak 2016 menjadi agenda budaya rutin masyarakat Mustikajaya.
Diikuti warga se-Kecamatan Mustikajaya dari Kelurahan Mustikajaya, Cimuning, Mustikasari dan Padurenan, menampilkan arak-arakan dondang berhias kreatif.
Dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan panitia budaya setempat.
Dondang sendiri merupakan simbol gotong royong dan budaya Betawi-Bekasi, biasanya berupa wadah hantaran besar berisi makanan tradisional seperti wajik, uli, dan dodol, yang diarak warga. Tradisi ini juga disebut terus dilestarikan hingga festival ke-19 tahun 2026.
Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, S.AP., M.Si., mengungkapkan rasa bahagia dan bangga atas suksesnya penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi magnet kuat yang mampu menyatukan masyarakat.
“Perasaan kami sangat bahagia, karena ternyata adu dondang ini menjadi magnet yang luar biasa. Masyarakat begitu kompak dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Ia juga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
“Alhamdulillah sampai sejauh ini tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. Semuanya berjalan aman dan terkendali,” tambahnya.
Festival ini didukung penuh oleh pemerintah kota dan menjadi salah satu acara budaya yang paling dinantikan di Bekasi.














