KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Pemerintah Kecamatan Rawalumbu melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bojongmenteng, Yudistira, S.E., M.M., memberikan keterangan terkait robohnya atap bangunan di SDN Bojongmenteng V yang terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu.
Pihak kecamatan memastikan bahwa laporan mengenai kerusakan bangunan sekolah tersebut telah ditindaklanjuti dengan mengirimkan surat permohonan perbaikan kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi sebagai instansi yang bertanggung jawab dalam penanganan sarana dan prasarana bangunan sekolah.
Dalam keterangannya pada Rabu (13/5/2026), Yudistira.
menjelaskan bahwa pihak kecamatan bergerak cepat setelah menerima informasi terkait kondisi ruang kelas yang mengalami kerusakan cukup parah akibat robohnya atap sekolah tersebut.
“Terkait atap yang roboh di SDN Bojongmenteng V, kami sudah menyurati pihak Perkimtan sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan,” ujar Yudistira.
Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah. Menurutnya, kondisi bangunan yang rusak perlu segera mendapatkan penanganan agar tidak membahayakan siswa maupun tenaga pendidik.
Peristiwa robohnya atap SDN Bojongmenteng V sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan wali murid. Mereka berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan renovasi sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan aman, terlebih menjelang kegiatan akademik penting bagi para siswa.
Selain melakukan koordinasi dengan Perkimtan, pihak Kecamatan Rawalumbu juga terus memantau perkembangan penanganan kerusakan bangunan sekolah tersebut. Pemerintah kecamatan berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan agar aktivitas pendidikan tidak terganggu dalam waktu yang lama.
Masyarakat dan wali murid pun mengapresiasi langkah cepat pemerintah kecamatan dalam menindaklanjuti laporan kerusakan sekolah. Mereka berharap adanya perhatian serius dari seluruh pihak terkait agar fasilitas pendidikan di wilayah Kota Bekasi tetap terjaga dengan baik dan aman digunakan oleh para siswa.



















