KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Banyaknya jalan rusak di sejumlah wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan pengguna jalan. Kondisi jalan yang berlubang dan rusak di beberapa titik menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengendara, terutama saat musim hujan yang membuat jalan semakin licin dan rawan kecelakaan.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, pihak Kecamatan Bantargebang melakukan koordinasi dan pembahasan terkait langkah penanganan yang dapat segera dilakukan. Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor kecamatan, pihak kecamatan yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bantargebang, Adventus Pardosi, S.E. menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan terus berupaya mencari solusi agar permasalahan jalan rusak dapat segera ditindaklanjuti.
Adventus Pardosi menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu pemerintah memiliki kewenangan untuk mengambil langkah diskresi demi kepentingan masyarakat, senin (18/5/2026).
“Kewenangan untuk mengambil keputusan diskresi guna mengatasi masalah publik yang mendesak memungkinkan pejabat mengambil tindakan demi kelancaran pelayanan dan penyelesaian masalah di lapangan,” ujar Adventus Pardosi.
Menurutnya, langkah diskresi tersebut dapat menjadi salah satu upaya percepatan penanganan apabila kondisi di lapangan membutuhkan tindakan segera demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Namun demikian, pihak kecamatan tetap akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar proses perbaikan dapat dilakukan sesuai aturan dan kewenangan yang berlaku.
Warga Bantargebang berharap pihak terkait yaitu pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) daerah segera merealisasikan perbaikan jalan yang rusak, mengingat akses jalan tersebut merupakan jalur penting yang digunakan masyarakat untuk bekerja, bersekolah, dan aktivitas ekonomi lainnya. Selain menghambat mobilitas, kerusakan jalan juga dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pihak Kecamatan Bantargebang memastikan aspirasi masyarakat akan terus disampaikan kepada instansi terkait agar penanganan infrastruktur jalan dapat menjadi prioritas demi terciptanya kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Bantargebang.



















