Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Tuai Polemik, Pedagang Desak Penjelasan Manajemen

Poros Nusantara
125
×

Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Tuai Polemik, Pedagang Desak Penjelasan Manajemen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA UTARA  | POROSNUSANTARA.COM   –  Rencana revitalisasi Pasar Sunter Podomoro, Jalan Sunter Karya Utara, Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mendapat respon negatif  dari sejumlah pedagang.

Para pedagang mempertanyakan dasar revitalisasi serta besaran biaya yang ditawarkan. Randi, salah satu perwakilan pedagang, mengatakan biaya yang disampaikan mencapai Rp. 49 juta per meter untuk los bawah dan Rp.39 juta per meter untuk los atas.

Example 300x600

“Pedagang mempertanyakan dasar revitalisasi. Kondisi pasar saat ini juga sedang sepi, sementara biaya yang ditawarkan cukup besar,” ujar Randi, Kamis (6/8/2026).

Randi mengaku mendapat kuasa dari sejumlah pedagang untuk menyampaikan aspirasi dan meminta penjelasan kepada pihak manajemen pasar.

Menurutnya, persoalan revitalisasi sebenarnya sudah pernah menjadi pembahasan pada tahun 2012. Saat itu, kata Randi, para pedagang juga sempat menolak rencana revitalisasi karena persoalan biaya.

Di sisi lain, salah seorang  anggota Tim 18 yang ditunjuk pihak manajemen mengatakan revitalisasi tetap direncanakan berjalan dengan nilai Rp.39 juta per meter untuk los atas dan Rp.49 juta per meter untuk los bawah.

“Tim 18 membantu sosialisasi kepada pedagang. Untuk mekanismenya, setahu saya melalui tender. Ada pedagang yang setuju karena pasar memang perlu pembaruan, tetapi ada juga yang keberatan karena harganya dianggap memberatkan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku keberatan dengan besaran biaya tersebut.

Menurutnya, kondisi pasar yang sedang sepi membuat pedagang kesulitan menyediakan dana untuk revitalisasi.

“Yang memberatkan karena kondisi pasar sekarang sepi. Duitnya juga tidak ada. Jadi kami berharap ada solusi dari pemerintah,” katanya.

Para pedagang berharap pihak manajemen dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar revitalisasi, mekanisme pelaksanaan, rincian biaya, serta skema pembayaran.

Hingga rilis ini diterbitkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak manajemen Pasar Sunter Podomoro terkait persoalan tersebut.

Saat media ini mendatangi kantor Kepala Pasar Sunter Podomoro, 6/8/2026, untuk konfirmasi disampaikan oleh staff kantornya bahwa yang bersangkutan sedang keluar.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak manajemen maupun pihak terkait lainnya demi menjaga keberimbangan pemberitaan. (red)

Example 300250
Example 120x600