JAKARTA | POROSNUSANTARA.COM – Teater Bambu tampil dalam Festival Teater Jakarta Utara 2026 yang dilaksanakan oleh Suku Dinas (Sudin) Kebudayaan Jakarta Utara dqqi Gedung PPSB Aki Tirem, Jl. Yos Sudarso, Rabu, 5/8/2026.
Teater Bambu yang sudah berkiprah di dunia Teater sejak 1990, pada ajang festival kali ini, kata Sutradara Eddy Dhamawanto, mementaskan lakon berjudul “Sayang Ada Orang Lain” yang menceritakan kemelut sebuah rumah tangga, sepasang suami isteri yang dilakonkan Suminta selaku suami dan Mini selaku isteri.
Kemelut tersebut muncul di kala Suminta sang suami menganggur maka sang isteri Mini mencari duit dengan caranya sendiri untuk menghidupi keluarganya, apakah suami setuju dengan pekerjaan sang isteri yang menurut suami tidak layak dan memalukan?, di sinilah titik kemelut tersebut antara ketidakmampuan sang suami menafkahi keluarga dan pekerjaan isteri yang tidak bener.
“Si Suminta ini tidak punya penghasilan, tidak punya pekerjaan dalam kehidupan sehari-harinya, sehingga si Mini ini melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang,” ungkapnya
“Niatnya bagus cuma caranya salah,” nilai Eddy terhadap Mini yang menjual diri.
Menurut Eddy ada 10 Grup teater yang tampil pada babak penyisihan ini yang sebelumnya pada babak kurasi ada 12 grup namun gugur 2 grup.
“Sesuai aturannya, dari 10 grup tersebut dipilih 3 grup yang terbaik mewakili Jakarta Utara,” ungkap.Eddy.
Eddy berharap bisa lolos ke 3 terbaik untuk mewakili Jakarta Utara ke tingkat Provinsi di bulan Oktober.
“Secara pemain karena sudah senior dan profesional saya tidak sombong, 90 % bisa.lolos,” ucapnya.
Di lokasi dan kesempatan yang sama, produser “Sayang Ada Yang Lain”, Prof. Dr. H. Febryan Adhitya, SE., M. Sn., Ph.D. menyampaikan,
“Dalam kesempatan ini PASFI (Persatuan Artis Sinetron dan Film Indonesia) sebagai wadah dari teater yang ada seperti Yayasan Teater Lentera Nusantara, Teater Cemara 8 dan Teater Bambu. Ketiga teater tersebut berada di dalam binaan PASFI,” jelasnya.
Para pemain yang ada dalam ke tiga lembaga teater tersebut adalah anggota PASFI yang dinakhodai oleh Prof. Dr. H. Febryan Adhitya, SE., M. Sn., Ph.D. sebagai Ketua Umum PASFI.
Febryan juga memberi semangat kepada para pemain,
“Pementasan sanggar Bambu ini punya semangat, dalam ajang ini, mereka tampil, yang lain bukanlah tandingan tapi partner dalam bertarung, harapan saya, terus berjuang, tampilkan karakter dirimu, sebagai seorang tokoh dalam peran, bermain yang baik, Insya Allah sukses,” pungkasnya.
Tim Produksi “SAYANG ADA YANG LAIN” Karya Utuy Tatang Sontani
STAFF PRODUKSI :
Penasehat Produksi :
Bambang Keliek – M. Hafiez (Yongky)
Menager Produksi : Prof. Febrian Aditya SE.M.Sn.
Pimpinan Produksi : Anie Surestu.
Pimpinan Sanggar : Hewi Wijaya.
TIM KREATIF :
Stage Manager : Alex Purnama
Penata Artistik : Toart Nurcholis.
Penata.Musik : Deddy R. Suryaman
Penata Lampu : Indrianto
Penata Rias/kostum : Sriwiwati
Desain Grafis : Reff Wijaya.
Asisten Sutradara : Bambang Trismoko. S
PEMAIN :
● Tony Syahara sbg Suminta
● Hasnah sbg Mini
● Bambang Tris sbg H. Salim
● Dede sbg istri H. Salim
● Hewi Jaya sbg Hamid
● Wati sbg Sum
● Nando sbg Udin
● Endang sbg Tukang Sayur
● Zaskia sbg Tukang Kredit
● Zaenul sbg Tukang Gas
(dar).























