Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITA

Guru SD Swasta Alami Patah Tulang Rusuk akibat Kecelakaan di Area SPBU Walang

26
×

Guru SD Swasta Alami Patah Tulang Rusuk akibat Kecelakaan di Area SPBU Walang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | POROSNUSANTARA.COM – Seorang guru sekolah dasar (SD) swasta bernama Lily Elviza mengalami kecelakaan di area SPBU Walang pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan korban mengalami patah tulang rusuk dan retak pada bagian tubuh lainnya.

Kejadian bermula saat Lily Elviza bersama suaminya, Burhanudin, selesai melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite. Saat hendak keluar dari area SPBU, sepeda motor yang mereka kendarai menabrak besi baja di pintu keluar, sehingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Example 300x600

“Tubuh istri saya membentur plat baja hingga mengalami luka serius,” ujar Burhanudin saat memberikan keterangan.

Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke Klinik YAKRI untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, menurut Burhanudin, saat meminta pertanggungjawaban kepada pihak manajemen SPBU, dirinya justru menerima respons yang kurang menyenangkan dari salah satu operator.

“Bahkan sempat terjadi perdebatan, dan kami mendengar ucapan yang tidak pantas dari pihak perwakilan SPBU,” tambahnya.

Merasa tidak mendapatkan kejelasan, Burhanudin kemudian meminta bantuan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Chakra Bersatu agar istrinya memperoleh hak atas pengobatan.

Menanggapi laporan tersebut, pimpinan LBH Chakra Bersatu, Habibah binti Ganna, bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Dalam proses konfirmasi dengan pihak manajemen SPBU yang diwakili oleh Iwan, disebutkan adanya kesediaan untuk menanggung biaya pengobatan korban hingga selesai.

Selanjutnya, Habibah bersama sejumlah awak media juga membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Utara. Laporan tersebut telah diterima dan pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU Walang disebut belum menunjukkan langkah konkret, seperti menjenguk korban maupun menyelesaikan administrasi biaya pengobatan. Padahal sebelumnya, manajer SPBU telah membuat surat pernyataan terkait tanggung jawab biaya perawatan Lily Elviza di RSUD Koja.

Keluarga korban berharap adanya itikad baik dan tanggung jawab penuh dari pihak SPBU Walang agar proses pengobatan dapat berjalan dengan lancar. (red).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Ahli waris H. Makawi Tetap Berupaya Lewat Jalur…