
KOTA BENGKULU | POROSNUSANTARA.COM – Melani Zarkoni.sos aktivis senior Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu Bersatu Provinsi Bengkulu (GOLBE) angkat bicara menyoroti adanya kasus dugaan upaya intimidasi terhadap kinerja jurnalis dengan mempertanyakan tentang sertifikat UKW kepada wartawan
“Golbe menyangkan adanya pihak pihak yang berusaha melemahkan kerja jurnalis dengan cara cara lama berupa menanyakan tentang kepemilikan sertifikat UKW yang bukan menjadi syarat mutlak untuk jadi seorang jurnalis , bahkan kami menduga ada pihak lain yang mempengaruhi oknum tersebut agar melemahkan kerja wartwan yang sedang bertugas” ucap Melani
Melani menambahkan aturan Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999 itu sudah jelas,tidak perlu di perdebatkan lagi jelas Melani Senin 20/07/2026 kepada porosnusantara.com, Melani zarkoni.sos menegaskan, tidak ada satu pihak pun yang berhak menekan kerja jurnalis.
“Seharusnya semua pihak tidak perlu lagi untuk mempertanyakan atau mengintimidasi wartawan dengan meminta menunjukan berkas yang bukan menjadi syarat mutlak kerja kerja Jurnalis, Itu jelas melanggar UU Pers,” ujarnya dengan nada tegas.
Golbe akan mengambil sikap
Masih menurut Malani sebagaimana di ketahui beberapa waktu lalu ada oknum Humas Polda Bengkulu berusaha mengklarifikasi pemberitaan dari salah satu media online, upaya tersebut pada akhirnya memicu timbulnya permasalahan baru dimana pada saat upaya klarifikasi via aplikasi whatshapp tersebut oknum Humas Polda Bengkulu menanyakan kepada wartwan tentang sertifikat UKW dan apakah media nya sudah terverifikasi di dewan pers, serta oknum Humas Polda Bengkulu selanjutnya menjelaskan jika tidak ada sertifikat UKW belum bisa menulis sebuah berita, disinilah timbul permasalahan nya ungkap Melani
“Jika pihak Polda masih mengintimidasi wartawan tersebut, kami akan mengadakan *aksi demo besar-besaran di Polda Bengkulu hingga ke Mabes Polri”, pungkas Malani zarkoni Tegas .
Sebelumnya, beredar berita viral dimana salah satu wartawan media online infonegeri.id mendapat pesan WhatsApp yang mempertanyakan sertifikat UKW dan verifikasi Dewan Pers buntut pemberitaan dugaan jual beli jabatan Dirut Bank Bengkulu.Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait.(Ssy)







