Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
MALANG

Senkom Malang Bersama Tim Gabungan Pantau Kebakaran Gunung Kawi

156
×

Senkom Malang Bersama Tim Gabungan Pantau Kebakaran Gunung Kawi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MALANG | POROSNUSANTARA.COM – Senkom Kabupaten Malang ikut dalam kegiatan penanganan darurat kebakaran hutan di kawasan Gunung Kawi, Minggu (20/9/2026). Sebanyak 10 personel Senkom bergabung bersama tim gabungan melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah Desa Precet, Kecamatan Wagir.

Example 300x600

Kegiatan diawali dengan apel penanganan darurat kebakaran hutan di Posko Merkusi. Apel dipimpin Asper/KBKPH Kepanjen, Tamat Totok.

Usai apel, tim gabungan bergerak sekitar pukul 08.00 WIB menuju Puncak Pitrang untuk melakukan observasi kondisi kawasan yang terdampak kebakaran.

Ketua Senkom Kabupaten Malang, Lukman Hakim, S.M., mengatakan Senkom ikut berpartisipasi dalam penanganan tersebut sebagai bentuk sinergi bersama unsur terkait dalam menghadapi kebakaran hutan di kawasan Gunung Kawi.

“Senkom Kabupaten Malang ikut bersama tim gabungan melakukan pemantauan di lapangan. Kami siap membantu sesuai tugas dan kemampuan personel, terutama dalam pemantauan apabila ditemukan api maupun kepulan asap,” ujar Lukman.

Berdasarkan hasil pendataan Pos Lapang Merkusi melalui pengumpulan koordinat, luas area yang terbakar mencapai sekitar 385 hektare. Area tersebut meliputi Kecamatan Wagir sekitar 362 hektare, Kecamatan Ngajum 18 hektare, dan Kecamatan Wonosari sekitar 5 hektare.

Dari hasil observasi dan upaya pemadaman di lapangan, tidak ditemukan kobaran api besar maupun asap tebal. Namun, di sejumlah lokasi masih terlihat kepulan asap yang berasal dari bara pohon mati yang terbakar.

Salah satu lokasi yang masih menjadi perhatian berada di kawasan Gunung Gentong Kucur. Kondisi tersebut membuat pemantauan dan pendinginan tetap diperlukan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Selain penanganan dari darat, BPBD Provinsi Jawa Timur juga melakukan water bombing sebanyak 12 kali, dengan sasaran Blok Pitrang Barat wilayah Kabupaten Blitar.

Kebakaran juga berdampak terhadap saluran pipanisasi air minum warga. Berdasarkan informasi tim Merkusi Precet, pipa air di jalur Gunung Gentong ikut terbakar sehingga menyebabkan aliran air menuju warga Dusun Sumbersari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, terputus.

Lukman menegaskan, pemantauan harus terus dilakukan meski kobaran api besar sudah tidak terlihat.

“Yang perlu diwaspadai adalah bara yang masih tersisa. Karena itu, pemantauan harus dilakukan secara berkelanjutan dan jika ditemukan api atau asap, segera dilakukan penanganan,” katanya.

Senkom Kabupaten Malang dalam kegiatan tersebut bergabung dengan BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Malang, TNI-Polri, Perhutani, pemerintah kecamatan dan desa, LMDH, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta unsur lainnya.

Tim merekomendasikan agar observasi, pemantauan, pemadaman dan pendinginan terus dilakukan, termasuk melalui water bombing pada lokasi yang masih membutuhkan penanganan.

Example 300250
Example 120x600