Deklarasi Nasional Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia: Habib Abuya Hasan Serahkan Piagam Penghargaan, Canangkan Pembangunan Masjid Raya Bondowoso

JakartaPOROSNUSANTARA.COM | Puncak acara Deklarasi Nasional Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia (PMII) yang berlangsung di Islamic Culture Center (ICC), Jalan Buncit Raya No. 1, RT 1/RW 7, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/4/2026), ditandai dengan momen bersejarah berupa penyerahan piagam penghargaan dan gagasan besar untuk kemajuan peradaban umat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PMII, Abuya Hasan, yang memberikan sambutan penuh hikmah serta menyerahkan piagam sebagai simbol legitimasi dan apresiasi terhadap perjuangan para pengurus dan tokoh yang hadir, termasuk perwakilan dari Kedutaan Besar Iran dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah seperti Jember dan Bondowoso.

Sambutan Ketua Umum:

Allah Maha Sayang, Umat Harus Bersatu
Dalam sambutannya, Abuya Hasan membuka pidato dengan takbir tiga kali (Allahu Akbar), menegaskan bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Sayang dan Maha Cinta kepada hamba-Nya. Ia menyampaikan pesan spiritual agar seluruh pengurus dan anggota PMII tetap bersatu padu di bawah naungan kalimat tauhid: “La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah.”

“Semoga teman-teman semua tetap bersatu. Bahasa dan persaudaraan ini harus bermanfaat, tidak hanya di dunia, tetapi juga membawa keberkahan hingga ke alam akhirat,” ujar Abuya Hasan.

Ia juga secara khusus mendoakan kesehatan bagi para pimpinan organisasi dan tokoh-tokoh yang hadir, termasuk perwakilan dari Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang turut berperan aktif dalam deklarasi ini.

Visi Peradaban:

Pembangunan Masjid Raya Bondowoso
Salah satu poin penting dalam sambutan Ketua Umum adalah wacana strategis mengenai pembangunan infrastruktur sosial-religius. Abuya Hasan mengungkapkan rencana pembangunan Masjid Raya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Gagasan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan dimaknai sebagai upaya membangun pusat peradaban Islam baru di wilayah tersebut. Masjid Raya direncanakan menjadi ikon pemersatu umat dan pusat kegiatan dakwah, sosial, dan budaya yang mencerminkan nilai-nilai luhur Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia.

“Semoga pada nantinya, khususnya di Kabupaten Bondowoso, ada sebuah pembangunan besar yaitu Masjid Raya. Ini adalah bentuk nyata dari peradaban yang kita bangun bersama,” tegasnya.

Penyerahan Piagam:

Simbol Komitmen Bersama
Acara dilanjutkan dengan sesi penyerahan piagam oleh Ketua Umum Abuya Hasan kepada perwakilan pihak-pihak yang terlibat, termasuk perwakilan diplomatik dan tokoh masyarakat. Piagam ini menjadi bukti formal atas kerjasama dan komitmen bersama untuk memajukan hubungan bilateral tingkat rakyat (people-to-people contact) antara Indonesia dan Iran.

Kehadiran Abuya Hasan memberikan bobot spiritual dan moral yang tinggi bagi organisasi baru ini. Sebagai tokoh ulama yang dihormati, kehadiran beliau menegaskan bahwa PMII beroperasi di atas landasan akidah yang kuat dan adab yang mulia.

Konteks Acara Sebelumnya
Sebelumnya, acara diisi dengan deklarasi resmi oleh Ketua Panitia Jalaludin dan sambutan kebudayaan dari Muhammad Zaki Amami (Kepala Dept. Publik & Budaya ICC). Jalaludin menekankan konsep “Ikatan Mati” dalam persaudaraan dan independensi organisasi dari politik praktis, sementara Zaki Amami menawarkan akses literatur sejarah Iran melalui perpustakaan ICC.

Dengan ditutupnya acara melalui doa yang dipimpin oleh Kyai Haji Wiwi Wijaya dan sambutan penutup dari Ketua Umum, Persaudaraan Masyarakat Iran-Indonesia kini resmi berdiri dengan struktur yang jelas, visi peradaban yang konkret (Masjid Raya Bondowoso), dan dukungan penuh dari kalangan ulama dan masyarakat sipil.

Tentang Persaudaraan Masyarakat

Iran-Indonesia (PMII)
Organisasi ini didirikan sebagai wadah silaturahmi dan kerjasama budaya antara masyarakat Indonesia dan Iran. Bersifat independen, non-politik praktis, dan berlandaskan nilai Islam Rahmatan Lil Alamin. Organisasi ini fokus pada kegiatan sosial, pendidikan, literasi, dan pelestarian nilai-nilai luhur Islam serta persaudaraan kemanusiaan.

Tentang Islamic Culture Center (ICC) Jakarta

ICC Jakarta adalah pusat kebudayaan dan diplomasi publik Republik Islam Iran di Indonesia, berlokasi di Jl. Buncit Raya No. 1, Jakarta Selatan. ICC berfungsi sebagai jembatan pemahaman antarbudaya melalui pameran, perpustakaan, diskusi, dan kegiatan seni.

(red)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *