Jakarta Timur, 27 April 2026 – POROSNUSANTARA.COM | Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang Serentak Ke-10 (Muscab X), Senin (27/4/2026), di Kantor DPW PPP DKI Jakarta, Jalan Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur.
Mengusung tema, “Transformasi PPP untuk Indonesia”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat cabang, khususnya wilayah Jakarta Utara.
Puncak Muscab X ditandai dengan terpilihnya Drs. Junaedi sebagai formatur Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Jakarta Utara periode 2026–2031. Ia dipilih melalui mekanisme formatur oleh 6 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP se-Jakarta Utara yang memiliki hak suara, yaitu PAC Pademangan, Penjaringan, Koja, Cilincing, Kelapa Gading, dan Tanjung Priok.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PPP H. Mardiono, jajaran DPW PPP DKI Jakarta yang dipimpin Saiful Rahmat Dasuki, para Ketua DPC se-DKI Jakarta, serta perwakilan PAC dari seluruh wilayah. Pelaksanaan Muscab secara serentak di seluruh DKI Jakarta tanpa terkecuali menjadi bukti soliditas, kedisiplinan, dan kematangan demokrasi internal PPP.
Kepemimpinan Baru, Arah Transformasi.
Dalam wawancaranya kepada awak media, Drs. Junaedi menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata di tubuh PPP Jakarta Utara.
“Ini adalah amanah besar. Tidak ada lagi pola lama. PPP harus bertransformasi agar tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ia memaparkan tiga agenda prioritas kepemimpinannya, yakni reformasi struktur organisasi agar lebih lincah dan responsif, regenerasi kepemimpinan dengan membuka ruang luas bagi generasi muda termasuk Gen Z, serta penguatan basis organisasi hingga tingkat ranting sebagai ujung tombak pergerakan partai.
“PPP harus menjadi rumah besar bagi generasi muda. Energi, kreativitas, dan gagasan baru adalah kunci memenangkan masa depan,” tegasnya.
Program Kerja Ketua Terpilih:
Sebagai langkah konkret, Drs. Junaedi menyiapkan sejumlah program kerja strategis untuk periode 2026–2031, antara lain:
Restrukturisasi organisasi menyeluruh, mulai dari tingkat DPC hingga ranting, guna menciptakan struktur yang efektif, cepat, dan adaptif.
Rekrutmen dan kaderisasi masif, dengan fokus pada generasi muda, mahasiswa, dan profesional untuk memperkuat basis kader partai.
Sekolah politik kader PPP, sebagai wadah PENINGKATAN kapasitas, ideologi, dan kepemimpinan kader secara berkelanjutan.
Penguatan basis suara hingga tingkat ranting, melalui program turun ke masyarakat, konsolidasi wilayah, dan pembentukan jaringan relawan.
Digitalisasi organisasi dan komunikasi politik, untuk menjangkau pemilih muda serta meningkatkan efektivitas kampanye dan sosialisasi.
Program pemberdayaan masyarakat dan UMKM, sebagai bentuk kehadiran nyata PPP dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Program kerja ini diharapkan mampu mengembalikan kekuatan PPP di Jakarta Utara serta meningkatkan elektabilitas partai menjelang Pemilu 2029.
Evaluasi dan Konsolidasi Organisasi
Muscab X juga menjadi ruang evaluasi terhadap dinamika internal partai. Disampaikan bahwa sebagian kader mengalami kelelahan pasca dinamika politik sebelumnya, sehingga diperlukan penyegaran organisasi melalui kombinasi pengalaman kader senior dan energi baru dari generasi muda.
Momentum ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput, guna memastikan mesin partai bekerja optimal.
Arahan Ketua Umum
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP PPP H. Mardiono menegaskan pentingnya peran kader di semua tingkatan dalam menjawab tantangan nasional dan global, termasuk isu ketahanan pangan, energi, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kader PPP harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan kebijakan negara benar-benar dirasakan rakyat. Penguatan ekonomi harus dimulai dari bawah, termasuk melalui dukungan terhadap UMKM,” ujar H. Mardiono.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Muscab serentak sebagai wujud kekompakan dan kesiapan PPP dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.
Dukungan DPW DKI Jakarta
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, menegaskan bahwa kepemimpinan baru di tingkat DPC akan memperkuat gerak organisasi secara menyeluruh.
“Dengan konsolidasi dari DPW hingga ranting, tidak boleh ada ruang kosong. Semua harus bergerak untuk memastikan PPP semakin solid dan siap menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Melalui Muscab X ini, PPP DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi organisasi, memperkuat regenerasi kepemimpinan, serta memperluas jangkauan hingga ke tingkat ranting. Dengan semangat Transformasi PPP untuk Indonesia, PPP optimistis mampu kembali menjadi kekuatan signifikan dalam peta politik nasional serta memenangkan hati konstituen pada Pemilu 2029.
Tentang Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Didirikan pada 5 Januari 1973, PPP merupakan partai politik Islam moderat yang berkomitmen memperjuangkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kesejahteraan rakyat. Dengan semangat keterbukaan dan transformasi, PPP terus mendorong keterlibatan generasi muda sebagai bagian dari masa depan partai.
(red/Maya)

Tinggalkan Balasan