Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintah

IKAMA DKI Jakarta Teguhkan Lima Pilar Pengabdian: Merawat Budaya, Membangun Jakarta

99
×

IKAMA DKI Jakarta Teguhkan Lima Pilar Pengabdian: Merawat Budaya, Membangun Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA| POROSNUSANTARA.COM — Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Provinsi DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKAMA DKI Jakarta di Jalan Madya Kebantenan No. 14, Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026).

Mengusung tema “Merawat Budaya, Membangun Jakarta”, kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan komitmen masyarakat Madura untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota.

Example 300x600

Ratusan anggota IKAMA hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Sesepuh IKAMA H. Muchaji, Ketua Umum DPP IKAMA H. Muhammad Rawi, Sekjen DPP IKAMA H. Hanafi SF, S.Sos., Bendahara Umum H. Ach. Arif Efendi, MM, sejumlah tokoh nasional, para ketua DPC IKAMA se-DKI Jakarta, serta perwakilan IKAMA dari berbagai daerah dan luar negeri.

Hadir pula DPW IKAMA Jawa Timur, DPC Istimewa IKAMA Arab Saudi dan DPC Istimewa IKAMA Jepang. Sejumlah tokoh turut memberikan warna pada kegiatan tersebut, antara lain Anggota Komisi V DPR RI sekaligus Ketua DPC PKB Bangkalan Syafiuddin Asmoro, SE., MH, Prof. Dr. KH. Abdul Wahid Maktub, serta Guru Besar Fakultas Hukum Unissula Semarang Prof. Dr. Bahtiyar Efendi, S.Pd., S.H., M.M., M.H.

Ketua Umum DPP IKAMA H. Muhammad Rawi mengatakan, pelantikan dan Rakerwil bukan sekadar agenda seremonial organisasi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk melakukan konsolidasi sekaligus mempertegas arah perjuangan IKAMA dalam menjaga budaya Madura dan meningkatkan kontribusi masyarakat Madura bagi Jakarta.

“Menjaga adat dan budaya Madura tidak cukup hanya dengan slogan. Diperlukan aturan organisasi, arah perjuangan, serta program kerja yang jelas agar nilai-nilai tersebut benar-benar hadir dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Rawi.

Ia menjelaskan, buku AD/ART menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan nilai-nilai budaya Madura tetap menjadi pedoman dalam kehidupan organisasi maupun bermasyarakat.

“Buku AD/ART ini menjadi salah satu bentuk komitmen organisasi agar nilai-nilai budaya Madura dapat menjadi pedoman, baik dalam kehidupan berorganisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya

Rakerwil dan pelantikan DPW IKAMA DKI Jakarta diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus langkah konkret untuk merealisasikan program kerja yang telah disusun.

Semangat “Merawat Budaya, Membangun Jakarta” pun tidak sekadar diarahkan untuk mempertahankan identitas masyarakat Madura, tetapi menjadikannya sebagai energi pengabdian melalui pendidikan, kepedulian sosial, penguatan ekonomi, pelestarian budaya dan advokasi masyarakat.

Dengan lima pilar tersebut, IKAMA DKI Jakarta menegaskan bahwa keberadaan masyarakat Madura di Ibu Kota bukan hanya untuk berkumpul dan mempertahankan identitas, tetapi juga untuk bersinergi, berkontribusi dan ikut membangun Jakarta bersama seluruh elemen masyarakat.(Dzzul)

Example 300250
Example 120x600