KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Kelurahan Padurenan berhasil meraih Juara Umum Ke-1 dalam ajang Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 tingkat Kecamatan Mustikajaya tahun 2026, mengungguli peserta dari empat kelurahan yang turut berkompetisi, yakni Kelurahan Mustika Jaya, Kelurahan Cimuning, Kelurahan Padurenan, dan Kelurahan Mustikasari.

Ajang kompetisi tahunan yang digelar selepas Hari Raya Idulfitri ini kembali menjadi momentum membangkitkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kekompakan warga dalam melestarikan budaya tradisional. Kemenangan Kelurahan Padurenan disebut menjadi buah dari kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat yang terlibat.
Lurah Padurenan, Samad, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar prestasi, melainkan hasil dari semangat gotong royong warga yang terus terjaga.
“Ajang kompetisi tahunan selepas Lebaran Idulfitri ini menjadi momentum semangat para warga untuk memenangkan festival. Alhamdulillah, tahun 2026 kita berhasil meraih kembali juara umum yang tahun kemarin sempat gagal. Ini menjadi kebanggaan bersama bagi seluruh masyarakat Kelurahan Padurenan,” ujar Samad.

Ia menegaskan, kemenangan dalam Festival Adu Bedug dan Dondang ini tidak lepas dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari panitia Bos Mai, para Ketua RW dan RT, Karang Taruna, LPM, BKM, PKK, kader, unsur 3 Pilar, hingga tokoh masyarakat lainnya yang terus bersinergi demi suksesnya kegiatan.
“Keberhasilan ini adalah hasil kebersamaan. Semua unsur bergerak, bersatu, dan saling mendukung sehingga Festival Adu Bedug dan Dondang berjalan lancar. Kelurahan Padurenan merasa bangga mendapatkan Juara Umum tahun 2026,” lanjutnya.
Menurut Samad, kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat masyarakat Padurenan dalam menjaga budaya dan meraih prestasi tetap kuat. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus mempertahankan tradisi, memperkuat persatuan, dan menorehkan prestasi di masa mendatang.
Festival Adu Bedug dan Dondang sendiri merupakan tradisi tahunan yang menjadi bagian dari pelestarian budaya sekaligus wadah mempererat persaudaraan antarwarga di Kecamatan Mustikajaya.
Dengan keberhasilan merebut sebagai juara umum, Kelurahan Padurenan menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan budaya yang solid, kompak, dan berprestasi di wilayah Kecamatan Mustikajaya.














