Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintah

Menhut BKO 5.000 ASN ke Enam Provinsi untuk Perkuat Penanganan Karhutla

137
×

Menhut BKO 5.000 ASN ke Enam Provinsi untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KALIMANTAN BARAT | POROSNUSANTARA.COM — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan langkah penguatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan ke enam provinsi yang terdampak.

Langkah tersebut dilakukan menyusul kondisi karhutla yang dinamis sekaligus untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Example 300x600

Hal itu disampaikan Menhut Raja Antoni usai mengecek lokasi karhutla di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).

Raja Antoni mengatakan kedatangannya ke Kalimantan Barat merupakan bagian dari penugasan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh instruksi terkait penanganan karhutla benar-benar diimplementasikan di lapangan.

“Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik. Apa yang menjadi instruksi beliau diimplementasikan oleh teman-teman terutama yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” kata Raja Antoni.

Dari total 5.000 ASN yang akan diperbantukan melalui mekanisme BKO, sebanyak 2.200 personel akan ditempatkan di tiga provinsi di Kalimantan.

Khusus Kalimantan Barat, Kementerian Kehutanan akan mengerahkan sebanyak 700 ASN yang berasal dari daerah-daerah yang relatif tidak terlalu terdampak karhutla.

“Khusus untuk di Kalimantan Barat akan ada 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla, akan kita kirim ke sini,” ujar Raja Antoni.

Menurut Raja Antoni, penguatan personel diperlukan karena perkembangan titik panas atau hotspot dapat berubah dengan cepat sehingga penanganan harus dilakukan secara responsif dan terkoordinasi.

Ia mengapresiasi kerja sama seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, personel di darat maupun udara, hingga Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian karhutla.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, TNI, Polri, di darat maupun di udara, termasuk teman-teman Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang berjuang tanpa lelah bersama-sama, akhirnya pada hari ini, sekali lagi per malam kemarin, angka hotspot di Kalimantan Barat sisa 28 saja,” kata Raja Antoni.

Meski jumlah hotspot disebut telah menurun menjadi 28 titik, Raja Antoni mengingatkan bahwa kondisi tersebut masih sangat dinamis. Karena itu, pemantauan dan penanganan di lapangan akan terus diperkuat.

Pengerahan ribuan ASN tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat respons terhadap karhutla, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta memastikan upaya pencegahan dan pemadaman berjalan maksimal di wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan personel tambahan.

Pemerintah juga menegaskan pentingnya kerja bersama seluruh unsur dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca dan perkembangan hotspot yang dapat berubah sewaktu-waktu

Example 300250
Example 120x600