Malang | POROSNUSATARA.COM – Kesigapan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang kembali diuji saat menangani kebakaran rumah warga di Dusun Sumbersuko, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Senin (15/6/2026) malam. Berkat respons cepat petugas, kobaran api yang menghanguskan sebuah rumah berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.10 WIB di rumah milik Jdupri (54). Warga yang melihat api sudah membesar langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sambil melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Kabupaten Malang.
Laporan diterima petugas pada pukul 19.53 WIB. Hanya berselang dua menit, tim Damkar Kabupaten Malang langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan empat unit armada pemadam beserta personel.
Danton Damkar Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengatakan pihaknya segera melakukan penanganan begitu laporan diterima. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar sebagian besar bangunan rumah.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dan armada menuju lokasi. Fokus utama kami adalah mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke rumah warga lainnya,” ujar Andik Minarko.
Petugas Damkar kemudian berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan. Dengan dukungan unsur Polsek Wajak, Koramil, perangkat kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 22.30 WIB.
Meski rumah berukuran sekitar 5 x 15 meter tersebut mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp300 juta, keberhasilan Damkar Kabupaten Malang mengendalikan api dinilai mampu mencegah dampak yang lebih besar.
Andik Minarko menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran.
Kecepatan respons dan profesionalisme personel Damkar Kabupaten Malang dalam penanganan kejadian ini kembali menunjukkan pentingnya peran pemadam kebakaran sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana kebakaran.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Yang terpenting, api berhasil kami lokalisir sehingga tidak menyebar ke bangunan lain di sekitar lokasi,” pungkas Andik Minarko.



















