Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Seni

Menembus Batas Zaman, LSB PWM DKI Jakarta Siapkan Drama Kolosal “Perempuan Pembuka Jendela” Kisah Nyai Siti Walidah

Poros Nusantara
209
×

Menembus Batas Zaman, LSB PWM DKI Jakarta Siapkan Drama Kolosal “Perempuan Pembuka Jendela” Kisah Nyai Siti Walidah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | POROSNUSANTARA.COM — Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta resmi memulai rangkaian latihan perdana drama kolosal bertajuk “Perempuan Pembuka Jendela”. Pertunjukan megah ini mengangkat kisah hidup, perjuangan, serta keteladanan Pahlawan Nasional sekaligus pendiri gerakan perempuan ‘Aisyiyah, Nyai Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan).

Latihan perdana yang diisi dengan kegiatan silaturahmi, sesi perkenalan, hingga pembagian peran ini dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Lantai 5, Gedung Kantor PWM DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya No. 49, Jakarta Pusat (Kawasan Pendidikan Muhammadiyah, samping PMI DKI Jakarta).

Example 300x600

Pementasan teater ini menggambarkan perjuangan seorang perempuan tangguh di masa penjajahan yang konsisten memberikan pencerahan, memperjuangkan emansipasi, serta membuka akses pendidikan keagamaan maupun umum bagi kaum perempuan.

Nyai Siti Walidah merupakan motor penggerak kelompok pengajian perempuan Sopo Tresno yang kemudian berkembang menjadi organisasi perempuan Islam raksasa, ‘Aisyiyah.
Di bawah arahan sutradara seniman senior Prof. Dr. M. Imamuddin S. Bumiayu, M.M., M.Sc. (Ketua LSB PWM DKI Jakarta), pementasan ini dijadwalkan akan digelar pada November 2026.

Prof.Imam S.Bumiayu dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam menggarap seni pertunjukan kolosal bertema sejarah nasional, di antaranya:

Di bawah arahan sutradara seniman senior Prof.Dr.M.Imamuddin S. Bumiayu, M.M.,M.Sc. (Ketua LSB PWM DKI Jakarta), pementasan ini dijadwalkan akan digelar pada November 2026 di Taman Ismail Marzuki Di Gedung Teater Besar.
Prof. Imam S. Bumiayu dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam menggarap seni pertunjukan kolosal bertema sejarah nasional, di antaranya:

Drama Kolosal “Dari Tanah Tinggi Matahari Itu Bersinar” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) (2023).

Teater Kolosal “Darah Sang Surya Mengalir di Tubuh PETA” mengangkat kisah Jenderal Soedirman (2025).

Pentas Lenong Betawi “Lela Oh Lela” dalam Rakernas LSB PP Muhammadiyah (2026).

Ada yang menarik dalam pementasan kali ini. Produksi “Perempuan Pembuka Jendela” melibatkan kolaborasi unik antara aktor senior dan generasi muda (Gen Z). Melalui proses berkarya dan belajar bersama ini, diharapkan mampu membuka ruang perjalanan positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Pementasan ini juga didukung oleh jajaran tim produksi yang profesional di bidangnya:

Prof .Dr.Agus Suradika M. Pd Pembina, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang membidangi LSB

Ketua: Prof. Dr. M. Imamudin, M.Si. (Prof. Dr. Imamuddin S. Bumiayu, M.M., M.Sc.)

Wakil Ketua I: Dr. Nurlina Rahman, S.Pd., M.Si.

Wakil Ketua II: Imran Hasbullah

Wakil Ketua III: Dr. Anita Damayanti, M.Pd.

Dr. Lelly Qodariah, M.Pd. Sekretaris LSB PWM DKI

Selain itu, pementasan ini turut dimeriahkan oleh kehadiran akademisi dan pelaku seni teater senior, seperti Pemeran KH Ahmad Dahlan dewasa/tua adalah Prof. Dr. Muchlas Suseno M.Pd., Dosen Senior di Universitas Negeri Jakarta, dan pemeran Siti Walidah dewasa adalah Doktor Eka Yunita Yustantina, Psikolog, M.Pd., CIPC, Dosen Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Pementasan kolosal ini melibatkan puluhan karakter lintas latar belakang yang menggambarkan dinamika perjuangan zaman pergerakan nasional hingga masa kemerdekaan. Deretan tokoh dalam naskah ini meliputi perjalanan hidup Siti Walidah dari masa remaja, dewasa, hingga usia senja (74 tahun), K.H. Ahmad Dahlan, anak-anak mereka, tokoh-tokoh nasional seperti Soekarno, Hatta, Jenderal Soedirman, Tan Malaka, Hamengkubuwono, dan Ir. Djuanda, serta berbagai karakter pendukung mulai dari kalangan keraton, ulama, kolonial Belanda, hingga tokoh masyarakat lokal.

“Seluruh panitia, pendukung acara, Para Team Produksi dan para pemain berharap proses latihan yang berjalan hingga hari pementasan di perkirakan pada tanggal 11 12 di bulan November mendatang dapat berlangsung lancar, sukses, dan memberikan inspirasi luas bagi masyarakat,” ujar Dr. Lelly Qodariah, M.Pd. , Sabtu , saat proses latihan, Sabtu, 19/9/2026.

(Ardian S P).

Example 300250
Example 120x600