KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.CON – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/3 Disdik.PTK tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Abu Vulkanik. Surat edaran tersebut menjadi perhatian bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Bekasi dalam menyikapi kondisi lingkungan akibat sebaran abu vulkanik.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibowo, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan bersifat dinamis. Karena itu, pihak sekolah diminta terus memantau situasi dan mengambil langkah yang diperlukan dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing wilayah.
“Melihat situasional, sifatnya dinamis. Bila debu memang mengganggu, maka anak sekolah bisa dipulangkan,” ujar Chondro Wibowo.
Menurutnya, apabila kondisi abu vulkanik dinilai mengganggu aktivitas belajar maupun kesehatan peserta didik, sekolah dapat menerapkan pembelajaran dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah antisipasi sekaligus memberikan perlindungan kepada para siswa dan tenaga pendidik apabila kualitas udara atau kondisi lingkungan tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal.
Disdik Kota Bekasi juga meminta pihak sekolah untuk tetap berkoordinasi dan menyesuaikan langkah berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.
Dengan adanya surat edaran tersebut, diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat meningkatkan kewaspadaan serta mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik selama kondisi sebaran abu vulkanik masih perlu diwaspadai.































