BENGKULU SELATAN | POROSNUSANTARA.COM – Meky Riswandi, S.KM., M.A.P., selaku Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Kabupaten Bengkulu Selatan, melalui Kepala Seksi Perlindungan, Ronal, menyampaikan bahwa pihaknya rutin menggelar patroli bersama petugas Pengendali Hutan (Polhut). Kegiatan ini bertujuan melakukan pengawasan sekaligus memberikan peringatan kepada masyarakat, khususnya yang masih melakukan penanaman kelapa sawit di kawasan hutan lindung wilayah Bengkulu Selatan.
Ronal menjelaskan bahwa dalam bertindak, pihaknya lebih mengutamakan pendekatan dan penyuluhan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar masyarakat paham betul betapa pentingnya menjaga kelestarian alam, apalagi mengingat sebagian besar warga Bengkulu Selatan berusaha di bidang pertanian, di mana air menjadi penopang utama keberhasilan usaha mereka.
“Kami utamakan pendekatan dulu kepada masyarakat. Kami ingin menyadarkan betapa pentingnya menjaga kelestarian alam ini. Apalagi di wilayah kita ini, sebagian besar mata pencaharian warga adalah bertani, tentu saja air itu adalah hal paling utama yang kita butuhkan,” ujar Ronal saat ditemui awak media Porosnusantara.com.
Ia juga mengakui adanya kendala yang dihadapi, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat bertindak. Dikatakan Ronal walaupun saat ini KPHL Bengkulu Selatan tidak memiliki anggaran yang cukup akibat efisiensi anggaran yang berlaku, kami tetap berusaha semaksimal mungkin mencegah terjadinya kerusakan hutan di lapangan, tambah Ronal dengan tegas.
Lebih lanjut ia mengingatkan dampak buruk yang akan datang jika hutan terus dirambah. Menurutnya, jika kawasan hutan dibabat habis dan dialihfungsikan menjadi perkebunan sawit, sangat besar kemungkinan dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan wilayah ini akan mengalami krisis air yang serius.
“Kalau hutan kita ini habis dibabat, apalagi ditanami sawit, tidak menutup kemungkinan 5 sampai 10 tahun ke depan kita akan mengalami krisis air. Semua itu pasti terjadi kalau kita tidak menjaga hutan mulai sekarang. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh masyarakat agar sadar dan ikut menjaga kelestarian hutan demi masa depan kita bersama,” tegas Ronal mengakhiri keterangannya. (Sulaiman)







