KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Kota Bekasi menjadi tuan rumah Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Aula Asrama Haji Kota Bekasi, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang digelar pada 17–18 Juli 2026 tersebut diikuti perwakilan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Barat sebagai ajang pengembangan bakat, kreativitas, serta pembinaan karakter peserta didik melalui seni dan keterampilan Islami.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Chondro Wibhowo, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi Abdul Syakur, M.Pd., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Dr. H. Dudu Rahman, S.Ag., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dr. H. Purwanto, S.Pd., M.Pd., serta seluruh Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) se-Jawa Barat.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan Tari Saman yang dibawakan oleh siswa-siswi SD Islam Darussalam Cikunir dan mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan serta peserta.
Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia, H. Furqon, menjelaskan bahwa hari pertama difokuskan pada pembukaan kegiatan, sedangkan hari kedua akan diisi dengan berbagai perlombaan yang diikuti peserta dari seluruh wilayah Jawa Barat.
“Selain menjadi tuan rumah yang baik, kami juga ingin menjadi juara umum pada tahun ini. Untuk perlombaannya dilaksanakan besok dengan delapan cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu MPSI, MAPI, DASI, Adzan, Kaligrafi, PUSUKI, PASUKI, dan Kaligrafikan,” ujar Furqon.
Ia menambahkan, Pentas PAI merupakan kompetisi yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi. Dengan sistem tersebut, para peserta terbaik dari setiap daerah mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat yang lebih tinggi.
“Perlombaan ini berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kota, hingga tingkat provinsi. Peserta yang menjadi juara di tingkat kecamatan akan mewakili ke tingkat berikutnya,” jelasnya.
Furqon juga mengajak seluruh guru Pendidikan Agama Islam di jenjang SD untuk terus membimbing dan mengembangkan potensi seni Islami para siswa di sekolah masing-masing.
“Saya berharap kepada rekan-rekan guru PAI SD agar terus memberikan edukasi tentang seni kepada anak-anak di sekolah. Seni dalam Islam, termasuk seni membaca Al-Qur’an dan berbagai cabang seni Islami lainnya, harus terus dibina agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berkarakter,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, seni budaya Islami, serta mampu mengembangkan bakat dan kreativitasnya sebagai bekal membangun masa depan bangsa.







