
KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Anggota DPRD Kota Bekasi Daerah Pemilihan (Dapil) IV dari Komisi IV, H. Anim Imamuddin, S.E. M.M menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang berlangsung pada 11/7/2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat Kecamatan Jatiasih, Jatisampurna, dan Pondok Melati untuk menyampaikan aspirasi, saran, serta berbagai usulan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat.
Dalam sambutannya, H. Anim Imamuddin mengawali kegiatan dengan mengajak seluruh peserta memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, kesempatan, serta umur panjang sehingga dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan.
“Pertama tentunya dalam kesempatan ini, tidak ada kata yang pantas saya sampaikan selain memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas segala ridho, perkenan, dan izin-Nya sehingga kita masih diberikan nikmat iman, Islam, kesehatan, kesempatan, dan panjang umur untuk dapat berkumpul bersama,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Anim Imamuddin juga memaparkan sejumlah capaian selama menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bekasi. Politisi yang telah mengemban amanah sebagai legislator selama empat periode ini kembali dipercaya menjadi anggota Komisi IV dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bekasi periode 2024–2029.
Ia mencontohkan perkembangan pelayanan kesehatan di wilayah Dapil IV, khususnya keberadaan puskesmas yang kini semakin merata.
“Zaman waktu saya dulu, di Jatirasa belum ada puskesmas. Sekarang Alhamdulillah sudah ada,” ungkapnya.
Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, Anim mengatakan berbagai pembangunan fasilitas publik terus didorong melalui fungsi penganggaran DPRD. Di bidang pendidikan, menurutnya masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan perhatian, namun secara bertahap telah dilakukan perbaikan.
“Alhamdulillah, beberapa sekolah sudah kita dorong pembangunannya, termasuk di wilayah Jatisari. Dari enam kelurahan, pembangunan terus kita perjuangkan,” katanya.
Sementara itu, di sektor kesehatan, ia menjelaskan hampir seluruh kelurahan di wilayah Dapil IV kini telah memiliki puskesmas. Bahkan, Puskesmas Jatiraden dan Jatirangga telah diresmikan, sedangkan Kelurahan Jatikramat menjadi salah satu wilayah yang masih menjadi prioritas untuk diperjuangkan.
Menurut Anim, seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses akan dicatat sebagai pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk kemudian diusulkan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Saya ini di Banggar. Di situlah pembahasan anggaran dilakukan. Temuan-temuan dan usulan masyarakat, termasuk dari Pak RW 17 dan wilayah lainnya, akan menjadi pokok-pokok pikiran. Semua akan dicatat hari ini, kemudian dimasukkan ke sistem SIPD sebelum masuk ke tahapan perencanaan pembangunan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan mekanisme perencanaan pembangunan daerah yang dimulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Setelah itu, DPRD membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), yang menjadi momentum bagi anggota dewan untuk memperjuangkan hasil reses agar masuk dalam program pembangunan pemerintah daerah.
“Jadi ada Musrenbang tingkat kelurahan pada Januari, tingkat kecamatan Februari, dan tingkat kota Maret. Setelah itu dibahas KUA dan PPAS. Di situlah anggota DPRD dapat memasukkan pokok-pokok pikirannya dari hasil reses yang kita bahas hari ini,” jelasnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana interaktif, di mana masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur lingkungan, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan fasilitas umum. Acara ditutup dengan sesi pengundian doorprize yang disambut antusias oleh para peserta.







