KOTABEKASI|POROSNUSANTARA.COM – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri kegiatan Temu Karya VII Karang Taruna Kota Bekasi yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Kota Bekasi H. Darkam, Ketua Karang Taruna Jawa Barat H. Ahmad Taufik, S.Pd., M.M., Pembina Utama Karang Taruna Kota Bekasi yang juga Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian, para camat, lurah se-Kota Bekasi, unsur organisasi kemasyarakatan, serta para pengurus Karang Taruna dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, partisipasi aktif warga menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan Kota Bekasi yang lebih maju dan sejahtera.
“Ada jutaan masyarakat yang tentunya memiliki kontribusi dalam pembangunan Kota Bekasi. Mari kita bersama-sama menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Kota Bekasi. Salah satu prioritas yang harus kita tuntaskan saat ini adalah pembangunan infrastruktur jalan, karena hal tersebut merupakan aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat,” ujar Tri Adhianto.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya mendengarkan kebutuhan warga dan menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas demi meningkatkan kenyamanan serta mobilitas masyarakat.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Temu Karya VII Karang Taruna Kota Bekasi, Hendra Aris, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan lancar.
“Perembukan dan seluruh tahapan kegiatan berjalan dengan baik dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan. Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan sidang pleno untuk menetapkan arah kebijakan organisasi dan menentukan kepemimpinan Karang Taruna Kota Bekasi ke depan,” kata Hendra.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki misi besar untuk membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
“Misi Karang Taruna Kota Bekasi adalah membantu pemerintah mengentaskan persoalan-persoalan sosial yang ada di masyarakat. Pada periode sebelumnya, Karang Taruna Kota Bekasi telah membentuk berbagai unit teknis yang secara khusus menangani isu-isu sosial,” jelasnya.
Hendra menjelaskan, salah satu unit teknis yang telah dibentuk adalah Taruna Usada, yang fokus memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, terdapat pula Karang Taruna Rescue dan Mitigasi Bencana yang berperan dalam penanganan bencana, kebakaran, serta kegiatan kemanusiaan lainnya.
Untuk meningkatkan kapasitas para relawan, Karang Taruna Kota Bekasi juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak profesional. Unit Taruna Usada mendapatkan pelatihan dari tenaga kesehatan dan didampingi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sedangkan tim rescue dan mitigasi bencana dibekali pelatihan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota yang terjun membantu masyarakat memiliki kompetensi yang memadai sehingga kehadiran mereka benar-benar memberikan manfaat dan tidak menimbulkan persoalan baru,” ungkap Hendra.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga menjelaskan proses penjaringan calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi periode berikutnya. Pendaftaran calon dibuka selama tiga hari dan telah diumumkan secara luas melalui berbagai kanal informasi resmi Karang Taruna, termasuk media sosial.
Dari proses pendaftaran dan verifikasi administrasi yang dilakukan panitia, hanya terdapat satu calon yang mendaftarkan diri, yakni H. Darkam. Setelah seluruh persyaratan umum maupun khusus dinyatakan lengkap dan memenuhi ketentuan, panitia menetapkan H. Darkam sebagai calon tunggal.
Berdasarkan tata tertib Temu Karya VII Karang Taruna Kota Bekasi, calon tunggal yang memenuhi seluruh persyaratan dapat ditetapkan melalui mekanisme aklamasi oleh para pemegang hak suara dari tingkat kecamatan.

Dengan demikian, H. Darkam kembali terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kota Bekasi secara aklamasi untuk periode selanjutnya. Terpilihnya kembali H. Darkam diharapkan mampu melanjutkan berbagai program sosial, pemberdayaan pemuda, pelayanan kesehatan masyarakat, serta penguatan kesiapsiagaan bencana yang telah berjalan pada periode sebelumnya.
Temu Karya VII Karang Taruna Kota Bekasi pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah dan membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.







